Wednesday, March 25, 2015

Bahasa

style='width: 36px; height: 26px;'/>
Assalamualaikum..
Bahasa budaya bangsa. Secara jujurnya, aku lebih selesa menulis dalam bahasa yang lebih berat ke Bahasa Indonesia.Bahasanya tampak jujur, sangat manis, sangat sopan, pada hematku. Aku seorang yang mencintai Bahasa Melayu. Bahasa Melayu dan Bahasa Malaysia itu, pada aku beda.

Bukan kerna aku mempunyai 'gen' Indonesia. Tak. Aku mula jatuh cinta pada Bahasa Indonesia ini, atau bahasa melayu baku ini, bila pertama kalinya aku menonton Laskar Pelangi, diikuti Sang pemimpi, Negara 5 menara. Aku pernah mencuba untuk menyelami karya Hamka yang begitu hebat, Tenggelamnya Kapal Van Der Wick, namun, aku sendiri tenggelam. haha. Bahasa yang begitu tinggi, Insya Allah, akan kucoba sekali lagi, dan doakan agar aku tidak tenggelam buat sekian kalinya. heh!

Karya Anies Baswedan, bahasa santai. Sosok ini begitu dikagumi. Bunyi kicauan twitternya sahaja mampu memberi semangat.Yang paling kagum, kicauan twitternya sahaja, mampu dibukukan. Karya Andrea Hirata, yang begitu aku kagumi.

Hari-hari aku yang dipenuhi dengan interaksi dengan mereka-mereka di Indonesia. Ya, bekerja sama Indonesian, padaku begitu menyenangkan. Ya, kadang-kadang, capek juga sih. Eh!

psst: 'Eh, sorry, sorry.. tak nampak'
' Maaf ya, khilaf mata kalinya'
beda kan.. BERBEDA!


www.tips-fb.com

0 orang lompat katak:

Post a Comment

rase nak mengkeji tak???


 
segala isi benda dalam blog ni siti nazirah yang punya